Selasa, 07 April 2015
Antagonis ( para psikologi yang kurang simpatik dengan tokoh-tokoh agama) sedangkan lawan kata dari antagonis yaitu Protagonis (para psikologi yang simpatik terhadap agama).
Setiap orang itu ingin didengar dan dihargai
“Anda bisa merubah orang lain jika melihat dari sudut pandang orang lain “ Mr. Ainun Na’im said. Beliau mempertegas lagi ucapannya dengan dalil rosul, “jika anda ingin merubah orang lain rubahlah terlebih dahulu diri anda sendiri”
MUSUHMU tidak akan membenarkan apapun yang kamu lakukan, tetapi TEMANMU akan selalu membenarka apapun yang kamu lakukan jika itu salah.
Kemarin Mr. Na’im menanyakan kepada mahasiswa tentang tiga teori yang dimiliki Sigmund Freud. Jika ada yang bisa menjawab atau menerangkan 3 teori Sigmund, maka akan diberi nilai plus atau dapat acc. Jika tidak ada yang jawab maka akan revisi semua satu kelas. Canda Mr. Na’im Hehehe asyeeekk dong,,, Kemarin saya sebenarnya punya keinginan ingin menerangkan 3 teori Sigmund. Tapi Mr. Na’im menunjuk Nova Santoso. Jadi saya gagal mendapatkan acc atau nilai plus . Niat saya bukan untuk mendapatkan nilai tapi untuk memperikan penjelasan yang sedikit akurat. Namun melalui coretan ini Mr. Na’im bisa membaca isi hati dan pikiran saya kemari.
Menurut pendapat saya tentang 3 teori Sigmund yaitu Id, adalah berisi energi psikis, yang hanya memikirkan kesenangan semata. Superego, adalah berisi kaidah moral dan nilai-nilai sosial yang diserap individu dari lingkungannya. Ego, adalah aspek yang timbul karena kebutuhan individu untuk berhubungan (pengawas realitas).
Contoh Dalam Kehidupan
Anda adalah seorang bendahara yang diserahi mengelola uang sebesar 1 miliar Rupiah tunai. Id mengatakan pada Anda: “Pakai saja uang itu sebagian, toh tak ada yang tahu!”. Sedangkan ego berkata:”Cek dulu, jangan-jangan nanti ada yang tahu!”. Sementara superego menegur:”Jangan lakukan!”.
Setiap pertemuan mata kuliah MSI beliau tak absen untuk Intermezo, entah guyonan apa yang penting bisa buat mahasiswa tertawa berbahak-bahak. Intermezo hari ini yaitu “Mengapa dina makan nasi goreng?” hayoooo apa jawabanya, (tittot..tittot...tittot..duuoorr) tak ada yang bisa jawab ternyata. Kata beliau jawabannya yaitu “LAPAR”. Dan beliau juga mengajarin memilih antara 2 pilihan atau lebih pilihan, jawablah salah satu antara jawaban itu walaupun sebenarnya anda tak memiliki dalam jawaban tersebut. Karena dalam soal itu anda disuruh untuk memilih.
Contoh Dalam Kehidupan
Anda adalah seorang bendahara yang diserahi mengelola uang sebesar 1 miliar Rupiah tunai. Id mengatakan pada Anda: “Pakai saja uang itu sebagian, toh tak ada yang tahu!”. Sedangkan ego berkata:”Cek dulu, jangan-jangan nanti ada yang tahu!”. Sementara superego menegur:”Jangan lakukan!”.
Setiap pertemuan mata kuliah MSI beliau tak absen untuk Intermezo, entah guyonan apa yang penting bisa buat mahasiswa tertawa berbahak-bahak. Intermezo hari ini yaitu “Mengapa dina makan nasi goreng?” hayoooo apa jawabanya, (tittot..tittot...tittot..duuoorr) tak ada yang bisa jawab ternyata. Kata beliau jawabannya yaitu “LAPAR”. Dan beliau juga mengajarin memilih antara 2 pilihan atau lebih pilihan, jawablah salah satu antara jawaban itu walaupun sebenarnya anda tak memiliki dalam jawaban tersebut. Karena dalam soal itu anda disuruh untuk memilih.
Ada dua macam cara beragama:
1. Ekstrensik (amalan-amalan ibadah sholat, puasa dan lain sebagainya/ hablum minallah)
2. Intrinsik (nilai-nilai yang didapat dari amalan-amalan/ hablum minannas)
Kunci orang sukses itu harus mempunyai 2B, bukan pensil 2B (Hehehehe). Itu maksudnya singkatan dari Baca dan Bahasa. Seseorang yang sukses itu harus punya target untuk membaca buku minimal satu bulan satu buku. Kata beliau dengan banyak membaca buku jadi kita punya banyak koleksi buku. Setelah lulus kuliah nanti bisa mempunyai banyak kenangan dengan buku bacaan tersebut, dan bisa selfie deh. Buat gaya dikit. Bahasa itu bisa dilatih dengan Chating atau facebook dengan orang luar negeri. Jangan hanya dibuat bersenda gurau saja media seperti itu, tapi anda bisa ambil manfaatnya juga.