Pages

Sabtu, 18 April 2015

Catatan MSI IV

Selasa, 07 April 2015

Antagonis ( para psikologi yang kurang simpatik dengan tokoh-tokoh agama) sedangkan lawan kata dari antagonis yaitu Protagonis (para psikologi yang simpatik terhadap agama).
Setiap orang itu ingin didengar dan dihargai

“Anda bisa merubah orang lain jika melihat dari sudut pandang orang lain “ Mr. Ainun Na’im said. Beliau mempertegas lagi ucapannya dengan dalil rosul, “jika anda ingin merubah orang lain rubahlah terlebih dahulu diri anda sendiri”

MUSUHMU tidak akan membenarkan apapun yang kamu lakukan, tetapi TEMANMU akan selalu membenarka apapun yang kamu lakukan jika itu salah.

    Kemarin Mr. Na’im menanyakan kepada mahasiswa tentang tiga teori yang dimiliki Sigmund Freud. Jika ada yang bisa menjawab atau menerangkan 3 teori Sigmund, maka akan diberi nilai plus atau dapat acc. Jika tidak ada yang jawab maka akan revisi semua satu kelas. Canda Mr. Na’im Hehehe asyeeekk dong,,, Kemarin saya sebenarnya punya keinginan ingin menerangkan 3 teori Sigmund. Tapi Mr. Na’im menunjuk Nova Santoso. Jadi saya gagal mendapatkan acc atau nilai plus . Niat saya bukan untuk mendapatkan nilai tapi untuk memperikan penjelasan yang sedikit akurat. Namun melalui coretan ini Mr. Na’im bisa membaca isi hati dan pikiran saya kemari. 
    Menurut pendapat saya tentang 3 teori Sigmund yaitu Id, adalah berisi energi psikis, yang hanya memikirkan kesenangan semata. Superego, adalah berisi kaidah moral dan nilai-nilai sosial yang diserap individu dari lingkungannya. Ego, adalah aspek yang timbul karena kebutuhan individu untuk berhubungan (pengawas realitas).
Contoh Dalam Kehidupan
Anda adalah seorang bendahara yang diserahi mengelola uang sebesar 1 miliar Rupiah tunai. Id mengatakan pada Anda: “Pakai saja uang itu sebagian, toh tak ada yang tahu!”. Sedangkan ego berkata:”Cek dulu, jangan-jangan nanti ada yang tahu!”. Sementara superego menegur:”Jangan lakukan!”.
    Setiap pertemuan mata kuliah MSI beliau tak absen untuk Intermezo, entah guyonan apa yang penting bisa buat mahasiswa tertawa berbahak-bahak. Intermezo hari ini yaitu “Mengapa dina makan nasi goreng?” hayoooo apa jawabanya, (tittot..tittot...tittot..duuoorr) tak ada yang bisa jawab ternyata. Kata beliau jawabannya yaitu “LAPAR”. Dan beliau juga mengajarin memilih antara 2 pilihan atau lebih pilihan, jawablah salah satu antara jawaban itu walaupun sebenarnya anda tak memiliki dalam jawaban tersebut. Karena dalam soal itu anda disuruh untuk memilih.

Ada dua macam cara beragama:
 1. Ekstrensik (amalan-amalan ibadah sholat, puasa dan lain sebagainya/ hablum minallah)
2. Intrinsik (nilai-nilai yang didapat dari amalan-amalan/ hablum minannas)

Kunci orang sukses itu harus mempunyai 2B, bukan pensil 2B (Hehehehe). Itu maksudnya singkatan dari Baca dan Bahasa. Seseorang yang sukses itu harus punya target untuk membaca buku minimal satu bulan satu buku. Kata beliau dengan banyak membaca buku jadi kita punya banyak koleksi buku. Setelah lulus kuliah nanti bisa mempunyai banyak kenangan dengan buku bacaan tersebut, dan bisa selfie deh. Buat gaya dikit. Bahasa itu bisa dilatih dengan Chating atau facebook dengan orang luar negeri. Jangan hanya dibuat bersenda gurau saja media seperti itu, tapi anda bisa ambil manfaatnya juga.

Minggu, 12 April 2015

Catatan MSI III

Selasa, 31 Maret 2015

Berdasarkan hasil pengamatan belajar hari ini adalah sebagai berikut:
    Berdasarkan riset antara metodologi, metode, pendekatan dan teknik memiliki pengertian yang berbeda. Metodelogi yaitu ilmu tentang cara melakukan sesuatu, dan sifatnya teori. Metode merupakan praktek dari metodelogi, sifatnya pasif karena sebagai obyek. Pendekatan itu bersifat aktif, karena sebagai objek. Teknik yaitu cara melakukan metode atau pendekatan.

Dunia akan gelap jika tak tau ilmunya atau tak punya metodologi.

Langkah-langkah melakukan penelitiaan pada santri anak Gontor yang pandai bahasa Arab dan Inggris: 1) Mengamati mereka bercakap-cakap (observasi) 2) Wawancara 3) Dokumentasi. Di Gontor juga ada istilah bahasa Arab “Slank Arabic” yaitu bahasa lokal anak gontor. Contohnya: hati-hati: “qolbun-qolbun”, jalan-jalan : “torik-torik” dan masih banyak contoh lainnya.

Beliau selalu mengingatkan mahasiswa untuk membaca buku metodologi islam sebagai kunci seorang mahasiswa.

Oranag tidak akan ada artinya mempelajari metodologi, jika tidak mengetahui ilmunya.

Ilmu profana yaitu ilmu yang bisa berubah menurut perkembangan zaman. Contohnya hukum fiqh dengan era zaman sekarang. Seperti hukum jual-beli di toko suwalayang yang tidak jelas ijab-qobul antara penjual dan pembeli.

Orang yang sukses adalah orang yang bisa menyikapi bulian orang lain. Dan orang yang membuli orang lain adalah orang yang tidak punya orientasi dan hidupnya tidak jelas.

Tua Itu Pasti Dan Mati Itu Adalah Pilihan.




Rabu, 01 April 2015

CATATAN MSI II

  Selasa, 17 Maret 2015
   

      Menurut catatan tulis saya dari Mr. Ainun Na’im pada pertemuan ke-2 mata kuliah MSI kemarin saya hanya bisa menulis secerca coretan dan sepenggal cerita. Tetapi seuntai pena/ketikan ini memiliki berjuta makna bagi saya.

      Patuh itu berserah diri pada Allah, hal itu sama halnya dengan Ihtiar.
      Beliau juga mengajak mahasiswa untuk membaca hadits walaupun satu hari satu kali. Tujuannya yaitu untuk mencapai kesejahteraan hidup.
      Beliau juga menyuruh mahasiswanya untuh hidup bahagia. Kata beliau “ bahagialah! Karena melihat orang dibawahmu”. Maksud dari beliau yaitu ketika kamu menjalani hidup jangan melihat orang yang berada diatasmu atau orang yang tercukupi kebutuhan hidupnya. Tapi lihatlah orang yang secara ekonomi berada dibawahmu. Agar kamu bisa belajar untuk tetap mensyukuri nikmat pemberian-Nya, sebagai wujud rasa syukur pada sang Kholik. Dan hidup itu penuh dengan simbol. Jadi, jalani hidup itu dengan dinamis saja (biasa-biasa saja)
.
      Yang tetap menjadi pertanyaan saya dari beliau yaitu “Apa penyebab Orang Indonesia sampai bisa mengadakan acara gendurenan walaupun keadaan hidupnya miskin???”. Jawaban yang kemarin dari belia masih kurang jeras dan belum saya pahami.
Terimakasi atas tugas yang diberikan Mr. Ainun Na’im untuk meresum buku “Pengantar Studi Islam”. Dan tugas tersebut sudah saya resum di buku tugas saya.


Jadilah Orang Biasa yang Terbiasa Bisa
 

Blogger news

Blogroll

About